Sampai bila?
Sebetulnya
sampai bila-bila pun
kita akan sentiasa
merasa belum sempat
untuk banyak perkara
tidak kira berapa lama
kita diberi usia di dunia
merasa belum sempat
untuk banyak perkara
tidak kira berapa lama
kita diberi usia di dunia
karena kita
selalu rasa
akan punya masa
untuk segala-galanya
kita selalu rasa
masa kita cukup
sampai bila-bila
walau hakikatnya
kita tidak akan pernah tahu
berapa lama lagi masa yang ada
untuk kita terus bersama
kita tidak akan pernah tahu
berapa lama lagi masa yang ada
untuk kita terus bersama
perancangan kita
hanya ilusi
selagi belum sampai
hari esok yang juga ilusi
kerana bila tibanya esok hari
ia telahpun menjadi hari ini
selagi belum sampai
hari esok yang juga ilusi
kerana bila tibanya esok hari
ia telahpun menjadi hari ini
ya, sebetulnya
perancangan hanyalah penangguhan
dengan nama yang lebih terhormat
mungkin ada perkara yang tidak perlu
perancangan yang begitu lama
cukup sekadar patah-patah kata
juga dengan senyum
yang tidak perlu dibayar
tidak perlu tunggu esok, atau lusa
atau menunggu hari-hari istimewa
agar semuanya jadi sempurna
terus saja ucapkan sayangmu
tanpa perlu menunggu ini dan itu
karena kita tidak akan tahu
adakah masih sempat untuk kita
terus-terusan menunggu
waktu yang sempurna itu
tidak perlu tunggu esok, atau lusa
atau menunggu hari-hari istimewa
agar semuanya jadi sempurna
terus saja ucapkan sayangmu
tanpa perlu menunggu ini dan itu
karena kita tidak akan tahu
adakah masih sempat untuk kita
terus-terusan menunggu
waktu yang sempurna itu
Comments
Post a Comment